Manusia Dan Cinta Kasih

Cinta amat penting dalam kehidupan manusia. Belumlah sempurna hidup seseorang jika dalam hidupnya tidak pernah merasakan apa artinya cinta, karena hidup manusia di dunia tidak sendiri, melainkan selalu melibatkan pihak lain.

Dalam diri manusia terdapat dua sumber kekuatan yang menggerakkan manusia untuk berbuat dan bertingkah laku, termasuk untuk mencinta dan dicinta. Dua sumber yang dimaksudkan adalah akal dan budi di satu pihak, dan di pihak lain adalah nafsu.

Cinta mengacu pada perilaku manusia yang sangat luas dan kompleks. Klasifikasi umum menggambarkan bentuk cinta terdiri dari persahabatan, cinta yang romantis, dan cinta yang penuh afeksi atau kebersamaan. Menurut saya, cinta itu tidak bisa dibagi-bagikan sama rata terhadap semua orang, pasti sifatnya berbeda-beda tentunya. Contohnya cinta terhadap teman/sahabat, keluarga, juga terhadap pasangan kita (suami/istri/pacar).

Persahabatan

Persahabatan adalah suatu bentuk hubungan dekat yang melibatkan kenikmatan (kita suka menghabiskan waktu dengan sahabat kita), penerimaan (kita menerima teman kita tanpa mencoba mengubahnya), kepercayaan (kita menganggap seorang teman akan bertindak untuk kepentingan kita yang paling baik), saling menolong, menceritakan rahasia, mengerti, spontanitas (kita merasa bebas untuk menjadi diri sendiri di depan seorang teman). Persahabatan tidak hanya memandang dari apa yang dimiliki oleh sahabat kita, tetapi dengan kesederhanaan dan menerima apa adanya mulai dari kelebihan maupun kekurangannya.

Cinta yang Romantis (Romantic Love)

Cinta yang romantis adalah alasan utama kita untuk menikah. Suatu penelitian menunjukkan bahwa laki-laki akan terus tidak menikah jika mereka “tidak jatuh cinta”, sebaliknya perempuan lebih memilih tidak memutuskan atau bahkan tetap akan menikah meskipun tidak mencintai calon suaminya.

Cinta yang Penuh Afeksi/Kebersamaan

Ini adalah tipe cinta yang terjadi ketika hasrat individu untuk berada dekat dengan orang lain dan melibatkan perasaan yang dalam dan sayang terhadap orang tersebut. Perasaan yang dimaksud adalah perasaan yang tulus dari lubuk hati seseorang terhadap orang yang disayanginya, tanpa memandang materi maupun juga status sosial orang itu.

Sumber  :  http://www.majalahmeditao.com/manusia-cinta-kasih-2/

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s