Suku Eskimo

Suku Eskimo..bayangan saya adalah suku yang para penduduknya bermukim di daerah yang sangat  dingin. Mengenakan baju berlapis-lapis nan tebal untuk menghindari kedinginan dan bentuk rumahnya bulat seperti cangkang kura-kura.

Tentunya kita sudah pernah mendengar dan mengetahui apa itu suku Eskimo bukan? Ya. Suku Eskimo merupakan suku yang mendiami kutub utara bumi. Menurut para ilmuwan, bangsa Eskimo adalah keturunan suku Indian yang merupakan penduduk asli benua Amerika, karena keduanya memiliki bentuk dan ciri fisik yang tak jauh berbeda. Suku Eskimo dapat bertahan di suhu minus empat puluh lima derajat fahrenheit (-45 F).

Suku Eskimo memiliki gaya hidup yang unik. Mereka mendapatkan makanan dengan cara berburu binatang, seperti beruang dan serigala. Selain itu, mereka juga mendapatkan sumber makanan dengan cara memancing ikan. Pada umumnya makanan tersebut dikonsumsi dalam keadaan mentah. Hal ini dikarenakan kondisi mereka yang tinggal di daerah kutub yang senantiasa beku sehingga cukup sulit untuk mengolah makanan. Makanan mentah memang tidak enak untuk dimakan. Tapi karena mereka jauh dari peradaban dan teknologi canggih, maka mereka memakannya mentah-mentah.

Selain itu juga, penduduk Suku Eskimo juga mengenakan pakaian yang berlapis-lapis dan sangat tebal. Hal ini dilakukan untuk mengontrol suhu tanpa banyak mengeluarkan keringat. Bayangkan saja apabila para penduduknya mengenakan pakaian santai dan berbahan tipis, pasti mereka akan terkena Hypothermia.

Rumah suku Eskimo yang saya sebut seperti cangkang kura-kura disebut Igloo. Uniknya, rumah yang berbentuk dome (kubah) ini seluruhnya terbuat dari es dan pintu masuknya berbentuk silinder. Kontruksi bangunannya kuat karena terbuat dari es, namun tidak mudah mencair. Hal ini karena rumah igloo hanya dibuat ketika musim dingin tiba. Tujuannya untuk berlindung dari udara yang sangat dingin serta serangan binatang buas. Pada saat musim hangat (summer) igloo akan mencair.

Sebagai pintu masuk, dibangun sebuah terowongan kecil yang bertujuan agar menghambat masuknya angin secara langsung ke dalam ruangan sehingga ruangan tetap hangat sewaktu pintu dibuka. Untuk jendela dan sirkulasi udara satu atau dua buah balok es yang terdapat pada dinding rumah dilepas. Selain itu jendela ini juga berfungsi agar ruangan menjadi terang. Sebagai penghangat ruangan dipasang lampu tradisional suku Eskimo yang disebut qulliq.

Menurut ukuran dan ruangannya, igloo ada tiga macam. yaitu:

  • Tipe kecil, dibangun pada saat berburu. Biasanya digunakan hanya untuk satu atau dua malam.
  • Tipe sedang (semipermanen), terdapat hanya satu ruangan yang biasanya bisa untuk ditinggali dua keluarga.
  • Tipe besar yang dibuat untuk momen khusus, terdiri dari lima ruangan yang dapat menampung sekitar dua puluh orang. Rumah igloo besar ini biasanya digunakan untuk acara pesta bersama dan dansa tradisional.

Apakah kalian ingin mencobanya? Silahkan saja berkujung ke Ktutub Utara dan rasakan betapa dinginnya udara disana yang dapat menyebabkan anda menderita Hypothermia apabila anda tidak mempunyai kondisi fisik yang kuat.

Dari sini kita dapat menelaah sifat dari penduduk suku Eskimo. Salah satunya adalah ketika mereka membangun rumah yang terbuat dari es dengan segala metode untuk melindungi diri dari kedinginan. Betapa kreatifnya meraka. Dan dari cara perjuangan mereka untuk dapat bertahan hidup, yaitu dengan cara memburu hewan. Hidup mereka dapat dibilang keras, karena mereka akan menghalalkan segala cara untuk dapat hidup walaupun dengan cara membunuh hewan.

Sumber (http://www.anneahira.com/suku-eskimo.htm)

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s